Cerpen adalah sebuah karya tulis yang tercipta dari buah pikir sang penulis. Karya tersebut dapat berasal dari imajinasi maupun kisah kehidupan nyata sang penulis. Tidak semua orang bisa menulis cerpen yang menarik. Cerpen yang menarik dapat menarik perhatian pembaca dari paragraph awal. Kita juga dapat mengembangkan cerpen tersebut menjadi sebuah novel.
Langkah-langkah membuat cerpen, yaitu :
1. Tema
Pada sebuah cerpen pertama-tama kita harus menentukan tema apa yang ingin kita ambil, tema dapat diambil dari pokok pikiran, judul, alur cerita dan lainnya.
2. Judul yang Menarik
Judul memiliki peran yang penting dalam sebuah karangan. Kita sebagai pembaca pertama-tama yang dilihat dari sebuah tulisan adalah judul. Karena semakin judul itu menarik maka akan ada ketertarikan pembaca untuk melihat lebih lanjut.
3. Tentukan Pokok pikiran
Buat beberapa pokok pikiran dalam setiap paragraf. Setelah itu kita dapat menentukan isi dari setiap paragraph tersebut. Agar penulisannya tidak keluar dari apa yang ingin ditulis.
4. Alur
Setelah menentukan tema dan pokok cerita, kita membuat alur cerita tersebut dengan menempatkan inti cerita di bagian awal, tengah, ataupun akhir
5. Penentuan Tokoh dan watak
Tokoh dan watak dari setiap tokoh harus sesuai dengan isi dari cerita. tentukan tokoh utama, tokoh pembantu dan lainnya agar cerita dapat berjalan lebih menarik.
6. Penggunaan Tata Bahasa
Dalam menulis penggunaan EYD yang benar merupakan keharusan. Agar para pembaca mengerti dan paham dengan apa yang dibacanya.
Dalam menulis cerpen harus mengikuti langkah-langkah tersebut. Pencarian tema dan pokok pikiran apa yang mau disampaikan harus dipikirkan dengan benar. Penggunaan EYD juga harus diperhatikan jangan sampai membuat salah pengertiaan untuk pembaca,
Contoh Cerpen (Karya Sendiri)
Diam Bukan Tanpa Arti
Ada anak bernama Joku, dia anak yang pendiam. Sehingga dia seperti tidak dianggap dikelasnya tapi dia mempunya teman baik diluar sekolah yaitu Marsya dan Danel. Mereka berteman dari kecil, mereka selalu bermain bersama. Setiap ada masalah mereka selalu saling bercerita satu sama lain. Joku sebenarnya bukan bermaksud untuk diam tapi dia hanya malu dan takut untuk memulai bersosialisai.
Pada saat dia diam bukan berarti dia tidak berbuat apa-apa. Dia selalu memperthatikan lingkungan dan teman-temannya yang berada dikelas. Dengan seiring waktu dia mengetahui watak teman-temannya tersebut. Walaupun dia seperti tidak dianggap dikelas, dia tetap menganggap semua yang ada disana adalah temannya.
Suatu ketika ada temannya yang ada masalah, tetapi tidak ada yang memperdulikan orang tersebut. Joku berfikit “Ada masalah apa dengan dia?” tapi Joku tidak berani untuk bertanya ke orang tersebut. Ketika pulang sekolah Joku, Marsya dan Danel berkumpul, dan Joku bercerita pada mereka. Lalu mereka memberikan saran kepada Joku agar harus berani mencoba untuk mendekatkan diri untuk berbicara kepada teman dikelasnya.
Akhirnya Joku memutuskan untuk memberanikan diri. Saat jam istirahat sekolah Joku mendekati temannya tersebut dan bertanya mencoba membantunya. Akhirnya mereka berteman dan Joku yang pendiam ini memiliki banyak teman karena setiap saat dia memperhatikan dalam diamnya, dia tahu temannya dalam suatu masalah dan Joku segera membantu temannya. Joku yang pendiam kini sudah berubah menjadi orang yang di percaya oleh teman-temannya.
Sekian cerpen buatan saya ini, saya sadari masih banyak kekurangan. Mungkin dengan seiringnya waktu penulisan saya menjadi lebih baik. Mungkin tidak semua dapat menulis tapi jika mau belajar apapun yang kita pelajari pasti akan bias kita lakukan.