Rabu, 08 Juni 2016

Oksigen Dalam Pembakaran

ABSTRAK
PROPOSAL PELAKSANAAN PENELITIAN
PENGARUH OKSIGEN PADA PEMBAKARAN

Oleh :
Andreas Perkasa Ginting, dkk

            Dalam pembakaran ada penyebab mengapa api dapat menyala. Salah satunya adalah oksigen. Suatu pembakaran tidak akan terjadi jika tidak ada oksigen dan juga ada bahan bakar yang dapat terbakar. Banyak bahan yang dapat terbakar disekitar kita misalnya saja lilin. Lilin ini merupakan alat yang biasanya kita gunakan saat lampu gelap. Dengan bantuan oksigen dan energi panas maka api akan menyala.

            Lilin yang terbakar akan meleleh itu karena reaksi fisika yang terjadi antara bahan yang terbakar seperti lilin dengan energi panas. Lilin lama kelamaan akan meleleh. Proses pembakaran lilin akan mengahasilkan cahaya dan energi panas. Tetapi saat keadaan tidak ada udara atau kedap suara pembakaran pada lilin akan terganggu. Karena seperti yang telah disebutkan lilin merupakan salah satu faktor pada pembakaran.

            Dengan diadakan penelitian maka akan kita ketahui apakah benar atau tidak pengaruh oksigen berpengaruh pada pembakaran ataukah tidak terbukti. Dengan adanya penelitian ini maka pengetahuan kita akan pembakaran ini akan lebih dalam lagi. Inti dari penelitian adalah melihat pengaruh ketiga faktor ini lilin sebagai bahan yang terbakar, api sebagai energi panas dan oksigen. Akan membuktikan penyebab suatu pembakaran.


BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Lilin adalah benda yang biasa untuk menerangi saat gelap. Lilin memiliki sumbu di bagian tengah atas dan apabila sumbu tersebut dinyalakan maka perlahan lahan lilin akan meleleh. Biasanya terbuat dari zat lemak yang banyak digunakan untuk melapisi sumbu agar terlindung terhadap udara, air dan perubahan kimia. 

Temuan paling awal dari dunia primitif. Sejarah mencatat bahwa orang Mesir sudah menggunakan lilin sejak tahun 3000 SM. Lilin adalah sumber penerangan yang terdiri dari sumbu yang diselimuti oleh bahan bakar padat. Sebelum abad ke-19, bahan bakar yang digunakan biasanya adalah lemak sapi (yang banyak mengandung asam stearat. Sekarang yang biasanya digunakan adalah parafin. Dengan menyebarnya penerangan listrik, pada abad I, orang-orang Romawi menggunakan lilin yang sumbunya berupa alang - alang.

Di abad berikutnya, orang-orang Mesir Kuno mengganti batang alang-alang dengan sumbu serat yang dicelupkan ke dalam lemak cair, didinginkan, dan kembali dicelupkan ke dalam lemak cair, didinginkan, dan kembali dicelup sampai ketebalan tertentu. Diduga, lilin langsing itulah nenek moyang lilin batangan modern seperti yang ada sekarang ini.

Dalam suatu pembakaran dibutuhkan agar api dapat menyala yaitu : bahan bakar yang dapat terbakar, panas, dan oksigen, yang memungkinkan timbulnya api disebut dengan segitiga api (fire triangle). Api tersebut hanya dapat terjadi bila ketiga komponen berada pada saat yang bersamaan.

Melihat pentingnya oksigen dalam proses pembakaran untuk itu penulis melakukan percobaan dengan mengganggu pembakaran lilin dengan gangguan udara/oksigen Agar lebih mengetahui tentang proses pembakaran tersebut.

1.2 Identifikasi Masalah

Dengan melihat pentingnya ketiga unsur tersebut dalam suatu proses pembakaran. Tanpa gangguan apapun dengan ketiga unsur tersebut pembakaran akan terjadi dengan sempurna. Dengan diberikan gangguan udara kita dapat melihat perubahan apa yang dialami dalam proses pembakaran.

1.3 Pembatasan Masalah

Dalam percobaan ini kita batasi dengan menggunakan 3 metode, yaitu : gelas yang menutup lilin, lilin di airi dasarnya lalu ditutup dengan gelas gelas dan lilin dinyalakan biasa.

1.4 Perumusan Masalah

Masalah dalam penelitian ini adalah pembakaran lilin. Adapun permasalahnnya adalah “Pengaruh Gangguan Udara Terhadap Pembakaran Lilin”.

1.5 Tujuan Penelitian

Untuk mengetahui mengetahui pengaruh udara bagi proses pembakaran lilin.

1.6 Kegunaan Penelitian

Untuk mengetahui bahwa proses pembakaran membutuhkan udara dan memahami bagaimana proses pembakaran tersebut terjadi.


BAB II 
LANDASAN TEORI

2.1 Pengertian Pembakaran

Pembakaran adalah sebuah reaksi yang melepaskan energi panas. Begitu dimulai, reaksi tersebut melepaskan panas lebih dari cukup untuk melelehkan lilin lebih banyak sehingga preoses pembakaran terus terjadi. Pada peristiwa pembakaran lilin terjadi perubahan fisika dan perubahan kimia.

Gejala ini disebabkan karena adanya gaya adhesi atau kohesi antara zat cair dan dinding celah tersebut. Kohesi adalah gaya di antara molekul – molekul dengan jenis yang sama dan adhesi adalah gaya antar molekul yang jenisnya berbeda (Giancoli, 2001). Panas api menyebabkan cairan wax menguap dan selanjutnya akan bercampur dengan oksigen sehingga terjadi proses pembakaran.

Dari perbedaan massa lilin sebelum dan sesudah di bakar dapat kita ketahui bahwa paraffin padat yang terbakar juga mengalami penguapan. Proses pebakaran lilin akan mengahasilkan cahaya dan energi panas. Pembakaran ini juga menghasilkan gas dan asap yang terbang keudara. Gas yang dihasilkan adalah gas karbon dioksida (CO2).

2.2 Pengertian Oksigen

Oksigen ditemukan di sekitar kita. Ini adalah salah satu elemen yang paling penting di planet bumi. Oksigen membentuk sekitar 21% dari atmosfer bumi dan 50% dari massa kerak bumi. Oksigen merupakan salah satu atom yang membentuk air (H2O).

Oksigen merupakan elemen penting bagi kehidupan di Bumi. Ini adalah unsur yang paling berlimpah dan terdapat dalam tubuh manusia sampai sekitar 65% dari massa tubuh. Oksigen digunakan oleh hewan dan tumbuhan dalam proses respirasi (pernapasan). Tabung oksigen digunakan untuk mengobati orang yang memiliki masalah pernapasan. Mereka juga digunakan sebagai pendukung kehidupan bagi astronot dan penyelam.

Sebagian besar oksigen yang digunakan dalam industri digunakan dalam pembuatan baja. Aplikasi lain termasuk membuat senyawa baru seperti plastik dan menciptakan api yang sangat panas untuk pengelasan. Oksigen cair dikombinasikan dengan hidrogen cair untuk membuat bahan bakar roket.


2.3 Faktor yang mempengaruhi Pembakaran 

Panas + Udara + Bahan Bakar => Pembakaran

Udara dan bahan bakar yang dipanaskan akan menghasilkan pembakaran, sehingga menghasilkan gaya yang diperlukan untuk memutarkan engine. Udara yang mengandung bahan Oksigen diperlukan untuk membakar bahan bakar. Sementara bahan bakar menghasilkan gaya. Ketika bahan bakar dikabutkan di ruang bakar maka bahan bakar akan sangat mudah untuk dinyalakan dan akan terbakar dengan effisien. Pembakaran dapat terjadi ketika campuran bahan bakar dan udara dikompresikan sampai dihasilkan panas yang cukup (+ 1000 derajat F) sehingga dapat menyala tanpa bantuan percikan bunga api.
BAB III 
METODOLOGI PENELITIAN


3.1 Waktu dan Tempat

Peneilitian dilakukan di Rumah yang beralamat di jalan jeruk manis no 3

3.2 Metode Penelitan

Percobaan ini menggunakan hukum fisika, percobaan yang merupakan hal yang sederhana untuk melihat pengaruh udara terhadapat pembakaran. 

3.3 Teknik pengumpulan data

Teknik observasi yaitu melakukan percobaan langsung.

3.4 Analisis Penelitian

Dengan melakukan percobaan langsung dapat dilihat pengaruh udara terhadapat proses pembakaran. Apakah api akan padam atau tetap menyala akan terlihat dalam proses percobaan ini. Percobaan dilakukan dengan objek lilin dan hasilnya dapat kita lihat apakah perbedaan pembakaran tanpa gangguan udara/dinyalakan seperti biasa dengan 2 percobaan yang akan dilakukan tersebut.


BAB 4
BIAYA DAN PELAKSAAN

4.1 Anggaran  Biaya

Tabel4.1 Ringkasan Anggaran Biaya

No
Jenis Pengeluaran
Biaya (Rupiah)

1

Kebutuhan Bahan

520.000

2

Lain-Lain

500.000

Sub Total

1.050.000


4.2 Jadwal  Kegiatan

Tabel 4.2 Jadwal Kegiatan


No
Jenis Kegiatan
Juni
Juli
1
Persiapan Proposal








3
Pengadaan Peralatan dan Bahan Baku








4
Analisis Teori








5
Pelaksanaan Penelitian








4.3 Pelaksanaan Penelitian

Percobaan 1:
- Menyiapkan alat dan bahan
- Nyalakan lilin di atas piring. Kemudian tutup lilin dengan gelas.
- Amati dan catat apa yang terjadi

Percobaan 2:
- Menyiapkan alat dan bahan
- Nyalakan lilin diatas piring
- Beri air secukupnya pada piring
- Tutup lilin dengan gelas
- Amati dan catat apa yang terjadi


Daftar Pustaka


Lampiran 1.Biodata Ketua, Anggota, dan Dosen Pembimbing
Biodata Ketua Pelaksana

A.Identitas Diri
1
Nama Lengkap
Andreas Perkasa Ginting
2
Jenis Kelamin
Laki-Laki
3
Program Studi
S1
4
NPM
10113935
5
Tempat dan Tanggal Lahir
Jakarta, 29 Juni 1995
6
E-Mail
7
Nomor Handphone
082213379xxx

B.Riwayar Pendidikan

SD
SMP
SMA
Nama Institusi
SDN Sukamaju Baru 3
SMP Budi Utomo
SMKN 1 Depok
Jurusan
-
-
RPL
Tahun Masuk-Keluar
2001-2007
2007-2010
2010-2013

C.Pemakalaha Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
No
Nama Pertemuan Ilmiah/Seminar
Judul Artikel Ilmiah
Waktu dan Tempat
1



2




D.Pengharagaan dalam 10 tahun terakhir dari (Pemerintas, Asosiasi atau Institusi lainnya)
No
Nama Pertemuan Ilmiah/Seminar
Judul Artikel Ilmiah
Waktu dan Tempat
1



2




Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Proposal.




Depok, 8 Juni 2016
Pegusul





Andreas Perkasa Ginting


Biodata Anggota Pelaksana

A.Identitas Diri
1
Nama Lengkap
Aditya Fajar Dewanto
2
Jenis Kelamin
Laki-Laki
3
Program Studi
S1
4
NPM
10113233
5
Tempat dan Tanggal Lahir
Jakarta, 23 Mei 1995
6
E-Mail
7
Nomor Handphone
081283984xxx

B.Riwayar Pendidikan

SD
SMP
SMA
Nama Institusi
SDS Angkasa IV
SMPN 81 Jakarta
SMAN 113 Jakarta
Jurusan


IPS
Tahun Masuk-Keluar
2001-2007
2007-2010
2010-2013

C.Pemakalaha Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
No
Nama Pertemuan Ilmiah/Seminar
Judul Artikel Ilmiah
Waktu dan Tempat
1



2




D.Pengharagaan dalam 10 tahun terakhir dari (Pemerintas, Asosiasi atau Institusi lainnya)
No
Nama Pertemuan Ilmiah/Seminar
Judul Artikel Ilmiah
Waktu dan Tempat
1



2




Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Proposal.




Depok, 8 Juni 2016
Pegusul





Aditya Fajar Dewanto



Biodata Anggota Pelaksana

A.Identitas Diri
1
Nama Lengkap
Dimas Pramudita
2
Jenis Kelamin
Laki-Laki
3
Program Studi
S1
4
NPM
12113504
5
Tempat dan Tanggal Lahir
Jakarta, 21 Mei 1992
6
E-Mail
7
Nomor Handphone
08521133xxx

B.Riwayar Pendidikan

SD
SMP
SMA
Nama Institusi
SDN Curug 2 Depok
SMPN 103 Jakarta
SMAN 98 Jakarta
Jurusan


IPA
Tahun Masuk-Keluar
1998-2004
2004-2007
2007-2010

C.Pemakalaha Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
No
Nama Pertemuan Ilmiah/Seminar
Judul Artikel Ilmiah
Waktu dan Tempat
1



2




D.Pengharagaan dalam 10 tahun terakhir dari (Pemerintas, Asosiasi atau Institusi lainnya)
No
Nama Pertemuan Ilmiah/Seminar
Judul Artikel Ilmiah
Waktu dan Tempat
1



2




Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Proposal.




Depok, 8 Juni 2016
Pegusul





Dimas Pramudita



Biodata Anggota Pelaksana

A.Identitas Diri
1
Nama Lengkap
Panji Eko Yuniarso
2
Jenis Kelamin
Laki-Laki
3
Program Studi
S1
4
NPM
16113817
5
Tempat dan Tanggal Lahir
Tangerang 16-06-1995
6
E-Mail
7
Nomor Handphone
082213772xxx

B.Riwayar Pendidikan

SD
SMP
SMA
Nama Institusi
SDN Pamulang I
SMP Al-Amanah
SMK Al-Amanah
Jurusan


RPL
Tahun Masuk-Keluar
2001-2007
2007-2010
2010-2013

C.Pemakalaha Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
No
Nama Pertemuan Ilmiah/Seminar
Judul Artikel Ilmiah
Waktu dan Tempat
1



2




D.Pengharagaan dalam 10 tahun terakhir dari (Pemerintas, Asosiasi atau Institusi lainnya)
No
Nama Pertemuan Ilmiah/Seminar
Judul Artikel Ilmiah
Waktu dan Tempat
1



2




Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Proposal.




Depok, 8 Juni 2016
Pegusul





Panji Eko Yuniarso



Biodata Dosen Pembimbing

A.Identitas Diri
1
Nama Lengkap
Noorianda Rianda
2
Jenis Kelamin
Laki-Laki
3
Program Studi
S3
4
NPM
-
5
Tempat dan Tanggal Lahir
Jakarta, 21 April 1975
6
E-Mail
7
Nomor Handphone
08126870xxx

B.Riwayar Pendidikan

SD
SMP
SMA
Nama Institusi
SDN Mekarjaya 15
SMPN 2 Depok
SMAN 1 Depok
Jurusan
-
-
IPA
Tahun Masuk-Keluar
1981-1987
1987-1990
1990-1993

C.Pemakalaha Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
No
Nama Pertemuan Ilmiah/Seminar
Judul Artikel Ilmiah
Waktu dan Tempat
1



2




D.Pengharagaan dalam 10 tahun terakhir dari (Pemerintas, Asosiasi atau Institusi lainnya)
No
Nama Pertemuan Ilmiah/Seminar
Judul Artikel Ilmiah
Waktu dan Tempat
1



2




Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Proposal.




Depok, 8 Juni 2016
Pegusul





Noorianda Rianda



Lampiran 2.Anggaran Penelitian

1.Kebutuhan Bahan

Material
Pemakaian
Kuantitas
Harga
Total Harga
Keterangan
Lilin
Peralatan
1 Pack
10.000
10.000

Korek Api
Peralatan
1 Buah
10.000
10.000

Gelas Bening
Peralatan
2 Buah
20.000
40.000

Piring
Peralatan
2 Buah
30.000
60.000

Pemadam Api
Peralatan
2 Buah
200.000
400.000

Sub Total
520.000



2.Lain-Lain

Material
Pemakaian
Kuantitas
Harga
Total Harga
Keterangan
Internet
Promosi
-
300.000
300.000
LayananSpeedy
Pulsa
Promosi
-
200.000
200.000
Komunikasi
Sub Total
500.000



Lampiran 3.Susunan Organisasi dan Pembagian Tugas

No
Nama
Program Studi
Bidang Ilmu
Alokasi Waktu
Uraian Tugas
1
Andreas Perkasa Ginting
ILKOM
SI
10 jam
Ketua
2
Aditya Fajar Dewanto
ILKOM
SI
9 jam
Anggota
3
Dimas Pramudita
ILKOM
SI
8 jam
Anggota
4
Panji Eko Yuniarso
ILKOM
SI
10 jam
Anggota

Pembagian Tugas

No
Nama
Deskripsi Tugas
Uraian Tugas
1
Andreas Perkasa Ginting
·         Rincian biaya
·         Analisis Teori
Ketua Pelaksana
2
Aditya Fajar Dewanto
·         Survey tempat
Anggota 1
3
Dimas Pramudita
·         Menyediakan alat
·         Kualiti control
Anggota 2
4
Panji Eko Yuniarso
·         Keamanan
·         Dokumentasi
Anggota 3