Sabtu, 26 Desember 2015

Dasar Bermain Basket

Latihan Dasar Untuk Pebasket Pemula Berikut cara latihan dasar untuk para pebasket pemula:

1. Dribble 

Dalam bermain basket anda harus bisa mendribble bola dengan tangan kanan atau kiri sampai benar-benar menguasainya dan saat mendribbel jangan menundukkan kepala. Pandangan seorang pebasket harus selalu mencari posisi yang tepat untuk menghindari sergapan lawan dan mengoper bola ke tim mainnya lalu anda harus belajar melakukan pertahanan. Sebab, jika hal ini tidak bisa anda lakukan, bola akan mudah direbut oleh lawan. Caranya, tangan kiri rata dengan dada menjulur ke arah lawan sehingga lawan tidak bisa mengambilnya.

2. Shooting 

Pegang bola dengan kedua tangan agar tembakan dapat terarah dengan baik, setelah itu angkat bola sampai di depan muka, tetapi agak ke atas sedikit. Lalu arahkan bola ke ring. Pastikan bola diarahkan ke arah ruang segi empat di area jaring basket dan kedua kaki mengarah ke posisi ring basket. Tubuh harus mengikuti gerak menembak. Latihan menembak harus sering anda lakkan. Sebab, sehebat apapun defender (pemain penahan) menjaga anda sewaktu ppertandingan, ini tidak akan banyak menolong anda.

3. Passing 

Intinya adalah selalu siap dan tidak hanya asal cepat mengoper bola ke teman. Namun, harus dapat memperkirakan apakah teman anda nanti bisa menangkapnya. Setelah mengoper sebisa mungkin anda berdiri dekat ring basket agar teman dapat mengoper bola lagi sewaktu teman memegang bola, jagalah jalur lemparan agar mereka mudah mengoper bola ke arah anda.

4. Rebounding 

Anda harus bisa menjauhkan bola dari jaring selagi bola terpantul sewaktu rebound. Jika tidak, lawan anda akan memiliki kesempatan untuk merebut bola. 

3 dasar Dalam Desain Grafis

Dalam desain grafis ada beberapa yang harus di perhatikan, yaitu :

Karakteristik Bentuk
Bentuk tercipta dari perpaduan garis yang saling bertemu di suatu titik. Makanya bentuk baku yang sudah kita tahu ada banyak jenisnya, mulai dari yang sederhana seperti bangun datar, atau juga yang agak rumit seperti bangun ruang. Di dalem matematika, kita udah belajar macem-macem bentuk dan karakteristiknya. Dan kita juga tau, suatu bentuk yang terlihat rumit sebenarnya merupakan penggabungan dari beberapa bentuk yang sederhana.

Pemilihan Warna

Dalam berbagai jenis desain, warna bisa memberikan emosi yang kemudian tersampaikan ke otak siapa pun yang melihatnya. Warna adalah salah satu elemen yang cukup penting dalam desain grafis. Dalam ilmu seni rupa, warna bisa mewakili emosi dari karya tersebut sehingga pesan dari karya tersebut bisa lebih mudah diterima oleh penikmatnya. Elemen warna dalam desain grafis juga memiliki fungsi tersebut.

Pengaturan Komposisi

Unsur yang perlu kita pahamin setelah kita kuasain karakteristik bentuk dan warna adalah komposisi. ini juga penting, desain yang disajikan di permukaan datar dua dimensi itu bagus jika disajikan secara simetris, terkadang asimetris malah memberi kesan yang lebih indah.



Stand Up Comedy Teknik

Belakangan ini sedang heboh dengan stand up komedia,stand Up Comedy itu adalah pelawak tunggal, yaitu salah satu genre profesi melawak yang pelawaknya membawakan lawakannya di atas panggung seorang diri dengan cara bermonolog mengenai sesuatu topic yang katanya sesuai dengan keresahan komika(pemain stand up). Biasanya para komik membawakan materi mereka dengan gaya monolog, walaupun ada beberapa jurus yang mengharuskan mereka berinteraksi dengan penonton.

Banyak teorinya untuk menulis materi yang baik dan benar. Ada dasar-dasar yang harus dipahami sebelum menulis materi yaitu, Premis dan Punchline. 
Premis itu adalah kata pembuka, berisikan pernyataan akan suatu hal. ini fungsinya agar penonton tahu apa yang komika maksudkan.
Punchline itu bagian lucu dari materi, biasanya absurd dan berlebihan.


TEKNIK - TEKNIK DALAM STAND UP COMEDY


One Liner

One Liner adalah bit singkat yang terdiri dari satu sampai tiga kalimat saja. 


Call Back

Call back adalah teknik yang menggunakan punch line pada bit-bit sebelumnya sebagai punch line pada bit sekarang. 


Rule of Three

Rule of three adalah teknik penggunaan tiga kalimat, dua kalimat awal digunakan sebagai set up, satu kalimat terakhir digunakan sebagai punch line.


Act Out

Act out adalah menunjukkan dengan gerakan. Act out sering digunakan dalam standup comedy karena mudah dan keberhasilan tinggi. Biasanya Act out sebagai punch nya.


Impersonation

Impersonation adalah teknik peniruan tokoh, biasanya yang sudah terkenal. Peniruan bisa gaya bicara, gerak tubuh, dan kata-kata khasnya.


Comparisons

Comparisons adalah penyampaian joke dengan melakukan pembandingan dua hal atau lebih. 


Riffing

Riffing adalah mengajak penonton untuk berinteraksi. Biasanya menjadikan penonton sebagai objek joke.

Gimmick

Gimmick adalah alat bantu atau hal lain di luar stand up comedy yang digunakan untuk joke. Biasanya sebagai punch line.

Heckler

Heckler adalah pengganggu dalam stand up. Heckler biasanya berteriak saat set up sedang dibawakan, meneriakkan punch line sebelum comic mengutarakannya, atau bahkan menyuruh comic untuk turun.

Masih banyak teknik-teknik yang lain yang tidak disebutkan, walaupun demikian dengan kita mengetahui sebagian teknik dan apa itu standup komedi itu akan lebih menambah wawasan dalam standup. Teknik-teknik tersebut yang membuat standup komedi lebih bervariasi lagi.

Minggu, 15 November 2015

Laporan Umum

Laporan adalah suatu bentuk penyampaian berita, keterangan, pemberitahuan ataupun pertanggung jawaban baik secara lisan maupun secara tulisan dari bawahan kepada atasan sesuai dengan hubungan wewenang dan tanggung jawab yang ada antara mereka.

Laporan merupakan salah satu alat untuk menyampaikan informasi baik formal maupun nonformal.

Laporan umum sangat bermanfaat bagi perusahaan. Misalnya untuk membuat laporan anggaran suatu perusahaan. Laporan umum sendiri mempunyai peranan yang penting pada suatu organisasi karena dalam suatu organisasi hubungan antara perseorangan dalam suatu organisasi baik yang berupa hubungan antara atasan dan bawahan akan terlaksana secara effektif dan efisien.

Manfaat laporan bagi perusahaan adalah sebagai berikut :

  1. Merupakan perwujudan dari responsibility pelapor terhadap tugas yang dilimpahkan.
  2. Sebagai alat untuk memperlancar kerja sama dan koordinasi maupun komunikasi yang saling mempengaruhi antar perseorangan dalam organisasi.
  3. Sebagai alat untuk membuat budgeting (anggaran), pelaksanaan, pengawasan, pengendalian maupun pengambilan keputusan.
  4. Sebagai alat untuk menukar informasi yang saling dibutuhkan dalam pekerjaan.
Laporan yang tepat adalah laporan yang lengkap data yang dibutuhkan maupun memuat fakta yang akurat, misalnya data dan fakta mengenai :
  1. Jumlah surat keputusan yang telah dikeluarkan perusahaan dalam jangka waktu satu bulan.
  2. Bentuk dan struktur organisasi perusahaan.
  3. Jumlah tenaga kerja per bagian.
  4. Rencana pemakaian anggaran finansial dan sebagainya
Setelah melakukan pengumpulan data secara acak atau kasar mengenai observasi atau penelitian yang dilakukan maka langkah selanjutnya adalah melakukan pemilihan data dan fakta tersebut. Pemilihan data tersebut bisa dilakukan dengan cara :

  1. Pemilihan data berdasarkan pembedaan cakupan yang diteliti yaitu data tersebut apakah menyangkut personal perusahaan, finansial maupun pelaksanaan rencana.
  2. Dibeda-bedakan menurut peristiwa dan dampaknya.
  3. Dibeda-bedakan menurut gambar, grafik maupun tabel
  4. Membuat kerangka laporan
Pembuatan kerangka laporan sangat diperlukan karena dalam kerangka ini termasuk juga didalamnya pemaparan mengenai bab-bab laporan yang dibuat ataupun inti masalah yang dirangkum dalam suatu laporan. Pada dasarnya kerangka laporan mencakup 4 bagian pokok yaitu:

1. Pendahuluan

Dengan melihat isi pendahuluan pembaca bisa mengetahui :

  • Maksud dan tujuan pembuatan laporan
  • Maslah yang akan dibahas.
  • Batasan masalah.
  • Sistematika penulisan laporan.
  • Pendekatan penyelesaian yang digunakan
2. Tubuh Laporan

Dalam tubuh laporan inilah yang merupakan pembahasan maupun penyelesaian masalah yang dikemukakan,karena :

  • Di dalamnya terpapar segala data dan fakta yang telah dipisah-pisahkan menurut kepentingan penyelesaian.
  • Terdapat analisa si pelapor.
  • Terdapat hasil penyelesaian masalah dan kemudian ditarik kesimpulan dan saran dari si pelapor.
Biasanya bagian tubuh laporan ini yang merupakan bagian terpanjang dari keseluruhan laporan, oleh karenanya bagian ini biasanya terbagi-bagi lagi menjadi beberapa bagian, misalnya terdiri dari :

  1. Permasalahan.
  2. Batasan masalah.
  3. Hipotesa.
  4. Latar belakang teori.
  5. Bagian (part)
  6. Bab-bab (chapters).
  7. Sub bab-sub bab (section) dan sebagainya
Bagaimana agar laporan benar-benar dibutuhkan dan bermanfaat peranannya dalam organisasi harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :

Clear

Kejelasan suatu laporan diperlukan baik kejelasan dalam pemakaian bahasa, istilah, maupun kata-kata harus yang mudah dicerna, dipahami dan dimengerti bagi si pembaca. Kejelasan suatu laporan tersebut tentu saja didukung oleh penguasaan materi laporan dari si pemberi laporan sehingga dengan adanya jaminan bahwa si pembuat laporan menguasai materinya merupakan jaminan kejelasan suatu laporan di samping hal-hal tersebut diatas.

Mengenai sasaran permasalahannya

Caranya dengan jalan menghindarkan pemakaian kata-kata yang membingungkan atau tidak muluk-muluk, demikian juga dalam hal penyusunan kata-kata maupun kalimat harus yang jelas, singkat jangan sampai melantur kemana-mana dan bertele-tele yang membuat si pembaca laporan semakin bingung dan tidak mengerti.

Tepat waktu dan cermat

Tepat waktu sangat diperlukan dalam penyampaian laporan kepada pihak-pihak yang membutuhkan karena pihak yang membutuhkan laporan untuk menghadapi masalah-masalah yang bersifat mendadak membutuhkan pembuat laporan yang bisa diusahakan secepat-cepatnya dibuat dan disampaikan. Kalau sampai terjadi keterlambatan penyampai laporan bagi yang berkepentingan berarti terjadi pemborosan waktu maupun tenaga karena kalau misalnya laporan tersebut diperlukan untuk bagian pengendalian produksi maka bagian pengendalian produksi akan kacau karena bagian ini menyangkut proses produksi yang berlangsung terus menerus. Oleh karena itu ketepatan waktu maupun kecermatan pembuatan laporan sangat dibutuhkan apalagi bila laporan tersebut menyangkut tindakan koreksi yang harus ada follow up nya.

Tetap

Laporan yang didukung data-data yang bersifat tetap dalam arti selalu akurat dan tidak berubah-ubah sesuai dengan perubahan waktu dan keadaan akan membuat suatu laporan lebih dapat dipercaya dan diterima. Keterangan-keterangan dalam menyampaikan laporan tidak boleh saling bertentangan satu sama lain

Objective dan factual

Pembuatan laporan harus berdasarkan fakta-fakta yang bisa dibuktikan kebenarannya maupun dibuat secara obyektif

Harus ada proses timbal balik

Laporan yang baik harus bisa dipahami dan dimengerti sehingga menimbulkan gairah dan minat si pembaca. Jika si pembaca memberikan response berarti menunjukkan adanya proses timbal balik yang bisa memanfaatkan secara pemberi laporan maupun si pembaca laporan

Kesimpulan

Penyampaian laporan biasanya dilakukan oleh seorang bawahan kepada atasan, dalam hal ini adalah atasan yang memberikan tugas/perintah atau yang mempunyai fungsi kontrol dan pengawasan atas dirinya atau atas kegiatan yang dilaporkan. Laporan juga bisa bersifat koordinatif (komunikasi horizontal) bila ditulis oleh petugas dengan posisi sejajar dengan pembacanya. 

Atas dasar itu pelaporan mengandung empat fungsi :

1. Fungsi Informatif

Laporan bisa digunakan sebagai sumber informasi bagi pembacanya

2. Fungsi Pertanggung jawaban

Laporan merupakan suatu bentuk pertanggungjawaban penulis terhadap pembaca laporan / atasannya, atau tugas yang harus dan telah dilaksanakannya.

3. Fungsi Pengawasan

Dengan membaca laporan, seorang atasan bisa mengawasi bawahan serta tugas yang dilakukan bawahan tanpa harus melihat langsung.

4. Fungsi Pengambilan Keputusan

Laporan dari bawahan dapat digunakan oleh atasan sebagai bahan pertimbangan pengambilan keputusan. Juga berlaku untuk laporan koordinatif. Seorang Kepala Bagian atau Manajer dapat menggunakan laporan Manajer lain untuk membuat keputusan di bagiannya sendiri

Tips membuat artikel

Perkembangan dunia internet sudah berkembang dan dengan berkembangnya internet banyak orang membuat tulisan-tulisan yang dulunya secara manual dengan tulisan sekarang ini sudah banyak yang memanfaatkan kelebihan internet ini untuk menulis secara online melaulu blog maupun website. Biasanya orang-orang menulis artikel dalam blog atau websitenya.

Artikel-artikel tersebut bisa kita nikmati jika menarik, bagaimana membuatnya menarik?

Disini saya akan membahas langkah membuat artikel agar dapat dipahami oleh pambaca.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat artikel.

1. Menentukan Tema

Tema ini harus membuat orang tertarik membaca, jadi kita harus mengikuti perkembangan zaman agar pembaca lebih merasa ingin untuk membaca.

2. Tetapkan Tujuan penulisan

Dalam menulis harus jelas apa yang ingin disampaikan. Penyampaiannya harus jelas agar pembaca mengerti isi dari artikel yang kita buat.

3. Rumuskan ide pokok atau masalah

Biasanya perumusan masalah dalam bentuk pertanyaan

4. Kembangkan tema dan pembahasan sesuai dengan jenis artikel

Disini jangan sampai penulisan kita keluar dari tujuan, karena akan membuat orang akan mulai malas mebaca artikel yang kita buat

5. Buatlah kesimpulan

Anda bisa membuatnya dengan baik bila logika atau alur artikel anda benar.

Perlu diingat dalam pembuatan artikel haruslah jelas dengan tema dan tujuannya. Agar menibulkan minat dari pembaca, jika bisa kita harus menulis artikel yang sedang hangat dibahas atau yang menurut anda akan menarik perhatian pembaca. Pengembangan tema yang baik akan menghasilkan artikel yang lebih baik, sebelum menulis pikirkan terlebih dahulu cerita apa yang akan kita sampaikan kepada pembaca dengan bahasa yang dimengerti pembaca artikel kita.



Sabtu, 14 November 2015

Ayo Membuat Puisi

Puisi adalah sebuah kata-kata yang indah, saat kita senang,sedih, maupun banyak pikiran bisa kita ungkapkan dalam sebuah puisi. Tetapi puisi tidak dibuat dengan asal menulis saja. Ada langkah-langkah yang harus dibuat agar puisi itu tersusun dengan indah.
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

                  1.  Mencari tema yang diinginkan

Tema ini adalah sesuatu yang ingin kita sampaikan, ada yang bilang puisi itu adalah coretan hati seseorang. Pilihlah sesuai apa yang mau disampaikan sesuai perasaan hati maupun ide yang ingin dikeluarkan, sehingga akan timbul rasa senang saat membacanya.

                   2.  Memilih kata yang tepat

Sangat penting menggunakan kata yang indah dalam sebuat puisi. Untuk itu pemilihan kata harus dipikirkan dengan benar.Misalnya kita mau menulis “Melihat” kita bisa menggunakan kata yang lain seperti menatap, menengok, melirik, dll sehingga tidak terlihat biasa dan dapat menyampaikan makna dengan kata yang indah.

                  3.   Membangun suasana

Suasana itu bermacam-macam: romantis, sedih, mistis, bahagia, riang, syahdu, khidmat, bingung, mencekam, semangat, lucu, dan lain sebagainya.
Caranya bisa dengan menggunakan kata teknik sinonim, metafora dan deskriptif. Teknik sinonim yaitu dengan menemukan dan menggunakan kata-kata yang semakna. Misalnya kata bahagia bisa juga bermakna senang, riang, gembira, cerah.  Metafora yaitu dengan menyamakan kata "bahagia" dengan fenomena alam, misalnya musim bersemi, bunga-bunga mekar, wangi, cahaya cerah matahari, rembulan purnama. Sedangkan deskriptif yaitu dengan menggambarkan atau mendefinisikan suasana yang kita ingin buat.

                  4.  Teknik penyampaian puisi

Puisi yang baik adalah puisi yang memberikan sebuah kesan tersendiri kepada pembacanya. Kesan dalam puisi terbentuk oleh perasaan para penulisnya dan juga nada penyampaian ditentukan oleh panjang pendeknya kalimat. Dipengaruhi bunyi vokal yang digunakan. Sehingga dapat menimbulkan kesan kepada pendegar maupun pembaca. Puisi yang baik adalah puisi yang dapat memberikan kesan kepada penyimaknya.




Minggu, 18 Oktober 2015

Belajar Tentang Cerpen

Cerpen adalah sebuah karya tulis yang tercipta dari buah pikir sang penulis. Karya tersebut dapat berasal dari imajinasi maupun kisah kehidupan nyata sang penulis. Tidak semua orang bisa menulis cerpen yang menarik. Cerpen yang menarik dapat menarik perhatian pembaca dari paragraph awal. Kita juga dapat mengembangkan cerpen tersebut menjadi sebuah novel.

Langkah-langkah membuat cerpen, yaitu :

1. Tema

Pada sebuah cerpen pertama-tama kita harus menentukan tema apa yang ingin kita ambil, tema dapat diambil dari pokok pikiran, judul, alur cerita dan lainnya.

2. Judul yang Menarik

Judul memiliki peran yang penting dalam sebuah karangan. Kita sebagai pembaca pertama-tama yang dilihat dari sebuah tulisan adalah judul. Karena semakin judul itu menarik maka akan ada ketertarikan pembaca untuk melihat lebih lanjut.

3. Tentukan Pokok pikiran

Buat beberapa pokok pikiran dalam setiap paragraf. Setelah itu kita dapat menentukan isi dari setiap paragraph tersebut. Agar penulisannya tidak keluar dari apa yang ingin ditulis.

4. Alur

Setelah menentukan tema dan pokok cerita, kita membuat alur cerita tersebut dengan menempatkan inti cerita di bagian awal, tengah, ataupun akhir

5. Penentuan Tokoh dan watak

Tokoh dan watak dari setiap tokoh harus sesuai dengan isi dari cerita. tentukan tokoh utama, tokoh pembantu dan lainnya agar cerita dapat berjalan lebih menarik.

6. Penggunaan Tata Bahasa

Dalam menulis penggunaan EYD yang benar merupakan keharusan. Agar para pembaca mengerti dan paham dengan apa yang dibacanya.

Dalam menulis cerpen harus mengikuti langkah-langkah tersebut. Pencarian tema dan pokok pikiran apa yang mau disampaikan harus dipikirkan dengan benar. Penggunaan EYD juga harus diperhatikan jangan sampai membuat salah pengertiaan untuk pembaca,

Contoh Cerpen (Karya Sendiri)

Diam Bukan Tanpa Arti

Ada anak bernama Joku, dia anak yang pendiam. Sehingga dia seperti tidak dianggap dikelasnya tapi dia mempunya teman baik diluar sekolah yaitu Marsya dan Danel. Mereka berteman dari kecil, mereka selalu bermain bersama. Setiap ada masalah mereka selalu saling bercerita satu sama lain. Joku sebenarnya bukan bermaksud untuk diam tapi dia hanya malu dan takut untuk memulai bersosialisai.

Pada saat dia diam bukan berarti dia tidak berbuat apa-apa. Dia selalu memperthatikan lingkungan dan teman-temannya yang berada dikelas. Dengan seiring waktu dia mengetahui watak teman-temannya tersebut. Walaupun dia seperti tidak dianggap dikelas, dia tetap menganggap semua yang ada disana adalah temannya.

Suatu ketika ada temannya yang ada masalah, tetapi tidak ada yang memperdulikan orang tersebut. Joku berfikit “Ada masalah apa dengan dia?” tapi Joku tidak berani untuk bertanya ke orang tersebut. Ketika pulang sekolah Joku, Marsya dan Danel berkumpul, dan Joku bercerita pada mereka. Lalu mereka memberikan saran kepada Joku agar harus berani mencoba untuk mendekatkan diri untuk berbicara kepada teman dikelasnya.

Akhirnya Joku memutuskan untuk memberanikan diri. Saat jam istirahat sekolah Joku mendekati temannya tersebut dan bertanya mencoba membantunya. Akhirnya mereka berteman dan Joku yang pendiam ini memiliki banyak teman karena setiap saat dia memperhatikan dalam diamnya, dia tahu temannya dalam suatu masalah dan Joku segera membantu temannya. Joku yang pendiam kini sudah berubah menjadi orang yang di percaya oleh teman-temannya.

Sekian cerpen buatan saya ini, saya sadari masih banyak kekurangan. Mungkin dengan seiringnya waktu penulisan saya menjadi lebih baik. Mungkin tidak semua dapat menulis tapi jika mau belajar apapun yang kita pelajari pasti akan bias kita lakukan.



Minggu, 11 Oktober 2015

Kalimat Efektif

Pengertian kalimat efektif adalah kalimat yang diutarakan dengan ejaan ataupun tanda baca agar bacaannya lebih mudah di mengerti. Dengan kalimat efektif kita bisa mengutarakan kalimat dan memberikan efek pada lawan bicara ataupun pembaca agar dapat menjelaskan gagasan seperti apa yang diinginkan oleh pembicara/penulis.
Dalam suatu kalimat efektif harus memiliki unsur-unsur seperti berikut:
1.    Mudah dimengerti
2.    Tidak menimbulkan salah faham/tafsir
3.    Tepat sasaran
4.    Kalimat harus sistematis
Dari unsur-unsur diatas dapat kita lihat bahwa kalimat efektif bisa untuk memperpendek kalimat, membuat suatu kalimat menjadi tidak bertele-tele dan dengan kalimat efektif  kita dapat membuat kalimat menjadi lebih jelas. Dengan kata lain kalimat menjadi lebih dapat dimengerti oleh pendengar atau pembaca. Selain itu kalimat efektif juga dapat membuat lawan bicara/pembaca lebih fokus dengan apa yang disampaikan.
Kalimat efektif memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
Memiliki ‘SPOK’
Kalimat efektif harus memiliki subjek,predikat,objek dan keterangan (SPOK) yang saling mendukung serta membentuk kesatuan tunggal.
Contoh :
Besok saya akan berwisata ke pantai (Tidak efektif)
Besok saya akan pergi ke pantai (Efektif)

Paralel atau Sejajar
Pada kalimat efektif pun bisa terjadi kesamaan pada bentuk kata secara paralel. Misalnya Jika kata pertama berbentuk kata kerja, maka kata selanjutnya pun berbentuk kerja.
Contoh:
Cara – cara belajar yang baik adalah memahami, mengetahui, dan pengaplikasian (Tidak efektif)
Cara – cara belajar yang baik adalah memahami, mengetahui, dan mengaplikasikan (Efektif) 

Kehematan kata
Sebuah kalimat efektif tidak menggunakan kata-kata yang tidak perlu digunakan untuk menghindari pemborosan agar hemat, tetapi tidak mengurangi makna atau informasi yang ada pada kalimat tersebut.
Contoh:
Saya tidak suka Ketoprak dan saya tidak suka Gado-gado.        (Tidak efektif)
Saya tidak suka Ketoprak dan Gado-gado.                    (Efektif)

Kecermatan
Kecermatan yang di gunakan pada sebuah kalimat efektif adalah kecermatan dalam memilih kalimat yang tidak menimbulkan tafsir ganda dan harus tepat diksi nya agar tidak ada kerancuan.
Contoh :
Tugas baru diberikan ke ruang dosen.                 (Tidak efektif)
Tugas yang baru diberikan ke ruang dosen.                   (Efektif)

Ketegasan
Pada kalimat efektif pun dilakukan penegasan agar inti kalimat atau ide pokok bisa lebih menonjol.
Contoh :
Sudah saya tonton film itu.      (Tidak efektif)
Film itu sudah saya tonton.      (Efektif)

Perpaduan atau Kepaduan
Perpaduan pada suatu kalimat efektif dilakukan agar informasi tidak terpecah-pecah.
Contoh :
Dimas membicarakan tentang pengalaman menontonnya.   (Tidak efektif)
Dimas membicarakan pengalaman menontonnya.                   (Efektif)

Kesimpulan :
Dalam menggunakan Kalimat efektif subjek tidak boleh ganda dalam kalimat tunggal. Hindari pemakaian kata depan (preposisi) didepan subjek. Pengunaan kata imbuhan juga harus tepat, Bila kalimat menggunakan kata kerja berimbuhan di- maka bagain kalimat yang lain harus mengunakan di- juga. Dalam kalimat efektif tidak perlu mengunakan kata-kata yang tidak perlu. Kata yang digunakan harus tepat agar tidak menimbulkan kerancuan/pemahaman kata yang salah.
Ide pokok yang akan dikeluarkan harus diberi penekanan, biasanya ide pokok diletakkan didepan suatu kalimat. Pemilihan kalimat yang akan dikeluarkan juga harus dipikirkan baik-baik, kalimat yang dikeluarkan haruslah berupa kalimat yang logis dan bisa di mengerti oleh semua orang.
Kalimat Efektif digunakan bukan hanya untuk mempermudah penulis, tetapi juga untuk mempermudah pembaca dan lebih menghemat waktu dan ruang. Oleh karena itu Kalimat efektif sering digunakan pada tulisan ilmiah seperti skripsi, tesis, laporan dan juga karya jurnalistik.

Referensi :

Senin, 28 September 2015

Pemanfaatan Grafik untuk Animasi

Animasi adalah  gambar bergerak berbentuk dari sekumpulan gambar yang disusun secara beraturan,mengikuti alur pergerakan yang telah ditentukan pada setiap pertambahan hitungan waktu yang terjadi. Animasi ini di buat dengan memanfaatkan grafik komputer. Grafik komputer ini bertujuan menghasilkan gambar.

Animasi ini ada yang 2D maupun 3D. Perbedaan dari 2D dan 3D adalah dari sudut pandang kalua 2D dilihat dengan koordinat x,y dan 3D dengan koordinat x,y,z. Animasi 3D ini memungkingkan kita untuk melihat gambar secara lebih nyata dibandingkan animasi 2D.

Animasi 2D ini biasa kita kenal denga film kartun. Memang, Film kartun identik dengan hal yang lucu karena sengaja di ciptakan untuk menghibur anak-anak. Grafik 2D ini di buat dengan memindahkan adegan dalam storyboard ke dalam ukuran gambar yang sebenarnya Kita dapat melihat banyak sekali seperti di TV maupun di Bioskop. Contohnya :Tom and Jerry, Scooby Doo, Doraemon dan lainnya. 

Sedangkan animasi 3D berasal dari ide atau konsep dasar maka perkembangan dengan rincian yang diperlukan dan elemen dari desain dan aliran grafis dalam bentuk storyboards. Tema dan pembangunan karakter terdiri awal pekerjaan yang dilakukan berdasarkan desain dan rencana yang sudah di persiapkan. Persiapan dari storyboard memungkinkan untuk generasi kunci frame untuk menyelesaikan aliran gerakan seperti dalam storyboard.

Unsur-unsur atau karakter dalam grafis 3D yang disebut sebagai model 3D. Ini pada dasarnya file data yang membawa data yang diperlukan untuk membuat gambar 3D. 

Perkembangan teknologi dan komputer membuat teknik pembuatan animasi 3D semakin berkembang dan maju pesat. Animasi 3D adalah pengembangan dari animasi 2D. Dengan animasi 3D, karakter yang diperlihatkan semakin hidup dan nyata, mendekati wujud manusia aslinya.

Kamis, 28 Mei 2015

TEORI ORGANISASI UMUM 2 : PRIMER KOPERASI DHARMA PUTERA KUJANG 1

Dalam tugas TOU 2 ini saya dan teman-teman mendapatkan tugas untuk mencari tahu tentang apa saja mengenai koperasi. Pertama kami mencari koperasi mana yang akan kami kunjungi dan kami memutuskan untuk berkunjung ke koperasi “Primer Koperasi Dharma Kujang 1”.




Memang ini pengalaman baru khususnya untuk saya yang sebelumnya tidak pernah melakukan kunjungan seperti ini. Pertama kali kami datang, kami bertemu dengan bapak A.S Da Costa selaku ketua koperasi. Tetapi permintaan kunjungan kami ditolak karena tidak memiliki surat dari kampus. Setelah itu kami membuat surat dan harus menunggu selama 1 minggu untuk surat tersebut.
Pada kunjungan kami yang berikutnya akhirnya saya dan teman saya diterima untuk mewawancarai beliau.kebetulan kami hanya berdua kesana dikarenakan banyak kendala. Disana pelajaran baru yang saya dapat tentang koperasi. Walaupun tidak sesuai rencana kami mau berlima ke koperasi tersebut tapi tidak jadi masalah dan hasil yang kami dapat cukup memuaskan.

Didalam Video ini adalah pengalaman saya dan teman saya dalam wawancara di Koperasi tersebut besama bapak A.S Da Costa.


Setelah kami selesai kami memfoto-foto untuk dokumentasi. Lalu saya dan teman saya langsung berkumpul bersama teman kelompok yang lain yang datang setelah wawancara selesai.
Terima kasih kepada bapak A.S Da Costa yang telah menerima kami dengan ramah dan membantu kami dalam tugas sehingga kami mendapat nilai yang baik.

Makalah Koperasi (Kelompok 1) :